PAMERAN POTENSI DAERAH “GUNUNGKIDUL EXPO 2018” DALAM RANGKA PERINGATAN HARI JADI KE-187 KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Senin, 24 September 2018

Administrator

Informasi

Dibaca: 9 kali

Dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-187 Kabupaten Gunungkidul tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Pameran “Gunungkidul Expo 2018” sebagai salah satu sarana untuk menampilkan potensi daerah secara menyeluruh melalui hasil karya  Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Melalui kegiatan Pameran “Gunungkidul Expo 2018”, para UMKM di Kabupaten Gunungkidul diharapkan dapat memperkenalkan,  mempromosikan, dan memasarkan hasil produksi berupa aneka bentuk kerajinan dan olahan makanan  kepada masyarakat luas, khususnya warga Kabupaten Gunungkidul yang selanjutnya diharapkan dapat memberikan motivasi dan dorongan kepada masyarakat pada umumnya sehingga memperkokoh semangat kebanggaan untuk lebih mencintai produk-produk lokal.

Sesuai dengan tema Hari jadi ke- 187 Kabupaten Gunungkidul, “Sengguh Tan Mingkuh”, Pameran “Gunungkidul Expo 2018” diharapkan dapat memberikan semangat dan apresiasi baru bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Gunungkidul, sehingga menjadi selalu lebih percaya diri atas semua yang dilakukan, rendah hati, siap menghadapi tantangan, disiplin, pantang menyerah, dan penuh tanggung jawab, dan menghasilkan produk yang berkualitas serta berdaya saing.

 Maksud dan tujuan diadakan Pameran “Gunungkidul Expo 2018” adalah:

  1. Memberikan informasi kepada publik tentang  komoditas unggulan dan potensi daerah Kabupaten Gunungkidul.
  2. Memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mempromosikan produk dan jasa yang dihasilkan.
  3. Mengembangkan jaringan pasar bagi para pelaku usaha di Kabupaten Gunungkidul.
  4. Meningkatkan jalinanan kerjasama yang saling menguntungkan antar pelaku usaha.

Pameran telah diselenggarakan selama 5 (lima) hari mulai Hari Selasa, 8 Mei 2018 s.d. Sabtu, 12 Mei 2018, dengan jam buka pameran mulai pukul 09:00 WIB s.d. 21:00 WIB. Adapun peserta pameran terdiri dari:

  1. 123 UMKM Kabupaten Gunungkidul
  2. Instansi yang konsen dalam pembinaan dan pengembangan UMKM, diantaranya: Dekranasda Kabupaten Gunungkidul, Rumah Kreatif BUMN, dan Forum Komunikasi Difabel  Gunungkidul, serta Lapas Kabupaten Gunungkidul.
  3. Perbankan/BUMN/BUMD sebagai sponsor, yaitu: BPD DIY, BDG, BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Mandiri, serta beberapa dealer kendaraan bermotor

 Produk yang dipamerkan terdiri dari:

  1. Aneka produk yang dihasilkan oleh para UMKM Kabupaten Gunungkidul, diantaranya: Aneka kerajinan, seperti: batu ornamen, kayu, bambu, rotan, akar wangi, logam (perak, tembaga, pande besi, dan cor logam), batik kain, tenun, kaos, kerajinan dari bahan alami/natural handycraft, blangkon, keris, kulit, kulit imitasi, kulit kerang; aneka makanan olahan; jamu herbal; genteng/wuwung; alat musik;  produk mebeleir/furniture, dan lain sebagainya.
  2. Olahan Makanan/Minuman
  3. Produk layanan perbankan.
  4. Produk otomotif

Selama 5 (lima) hari penyelenggaraan pameran telah menghasilkan berbagai transaksi penjualan dan juga terjadi berbagai interaksi bisnis, baik antara pelaku usaha dengan konsumen maupun interaksi bisnis antara masing-masing pelaku usaha. Adapun omset penjualan langsung dari data yang kita peroleh sampai dengan hari ini, Sabtu - 12 Mei 2018, pukul 15.00 WIB, adalah senilai Rp933.376.500 (Sembilan ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus tujuh puluh enam ribu lima ratus rupiah). Data tersebut diatas diperoleh dari laporan pelaku UMKM peserta Pameran “Gunungkidul Expo 2018” yang dikoordinir dan difasilitasi oleh Panitia Penyelenggara. Tentunya bila ditambahkan dengan omset penjualan para pedagang mandiri, di sekitar lokasi stan pameran (seperti Aspartan (Asosiasi Pasar Tani), Pedagang Kaki Lima (PKL), dealer kendaraan bermotor, dan lain-lain), tentu nilainya bisa lebih besar. Jika dibandingkan tahun kemarin omset penjualan tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp109.876.500,- atau sekitar 13,34%.

Berita Terkait

    Komentar via Facebook

    Kembali ke atas