PELATIHAN INOVASI KERAJINAN BAMBU SEBAGAI DIVERSIFIKASI PRODUK BAMBU DI DESA TANCEP KECAMATAN NGAWEN

      Salah satu sentra industri kerajinan bambu di Kabupaten Gunungkidul berada di Padukuhan Wonongso, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen. Produk-produk bambu yang dihasilkan oleh IKM-IKM di sentra industri ini adalah sangkar ayam (kurungan). Untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan pengrajin IKM di  Padukuhan Wonongso, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen tentang diversifikasi produk kerajinan bambu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Bidang Perindustrian mengadakan pelatihan kerajinan bambu dengan materi inovasi produk bambu. Diberikannya materi tentang inovasi produk ini diharapkan dapat menangkap peluang pasar pariwisata yang saat ini makin berkembang di Kabupaten Gunungkidul.

     Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 24 – 28 Juni 2019, dengan Instruktur praktisi industri kerajinan bambu dari Wonogiri, yakni Bapak Saimin. Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul pada tanggal 24 Juni 2019, dan dihadiri pula oleh Camat Ngawen, Wakil dari Desa Tancep, Kabid Perindustrian, dan Kasi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan beserta staff. Produk yang dihasilkan pada pelatihan ini adalah : gelas bambu, tempat pensil bambu, tempat sendok, gantungan kunci, dan papan nama dari bambu. Dengan dilatih membuat produk bambu yang inovatif diharapkan pengrajin yang semula hanya memproduksi kurungan ayam dapat menambah jenis produknya, dapat memperluas akses pasar sehingga dapat meningkatkan penghasilan keluarga. Produk-produk kerajinan bambu yang inovatif, cenderung berupa souvenir, dimaksudkan untuk menangkap peluang industri pariwisata yang terus berkembang di Kabupaten Gunungkidul, juga dapat digunakan sebagai souvenir pernikahan.

      Ke depan, sentra industri bambu di Wonongso, Tancep ini berkomitmen untuk tetap memproduksi kurungan ayam ditambah dengan produk-produk kerajinan bambu yang telah dilatihkan pada pelatihan ini. Kerjasama pemasaran juga terjadi antara peserta pelatihan dengan Instruktur pelatihan yakni praktisi kerajinan bambu yang selalu kebanjiran order setiap saat. Produk hasil pelatihan yang inovatif ini juga akan dipamerkan pada pameran peringatan Hari Koperasi di Alun-alun Wonosari pada tanggal 24 – 28 Juli 2019 mendatang.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Pencarian

Berita Gunungkidul





semua agenda

Agenda

12 Juni 2019
GUNUNGKIDUL EXPO 2019
17 Juli 2018
GEBYAR BATIK 2018
semua download

Download

Statistik

003838

Pengunjung Hari ini : 1
Total pengunjung : 3838
Hits hari ini : 409
Total Hits : 65766
Pengunjung Online : 1

Jajak Pendapat

Bagaimanakah tampilan website DISPERINDAG ?
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Kurang Puas

Lihat